PKM Penguatan Kompetensi Guru Matematika SMA dalam Pengembangan Asesmen Berbasis Deep Learning di Kabupaten Sidrap

Dosen Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan yang mengangkat tema “Penguatan Kompetensi Guru Matematika SMA dalam Pengembangan Asesmen Berbasis Deep Learning melalui Pendekatan Backward Design di Kabupaten Sidrap” diselenggarakan di SMAN 2 Sidenreng Rappang dan diikuti oleh guru-guru matematika SMA yang tergabung dalam MGMP Matematika Kabupaten Sidrap.

Kegiatan PKM ini diketuai oleh Dr. Andi Syukriani, S.Pd., M.Pd. dengan anggota tim Nurwati Djam’an, S.Pd., M.Pd., Ph.D. dan Dr. Nur Ismiyati, S.Pd., M.Pd. Pelatihan bertujuan membekali guru dengan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis dalam merancang asesmen yang selaras dengan paradigma pembelajaran deep learning yang saat ini menjadi salah satu fokus transformasi pendidikan.

Dalam pemaparannya, Dr. Andi Syukriani menjelaskan bahwa asesmen tidak lagi dipandang hanya sebagai alat untuk mengukur hasil belajar, tetapi juga sebagai instrumen yang mampu mendorong peserta didik berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, dan merefleksikan proses belajarnya. Oleh karena itu, penyusunan asesmen perlu dirancang secara sistematis melalui pendekatan Backward Design, yaitu dimulai dari penetapan capaian pembelajaran, menentukan bukti keberhasilan belajar, kemudian merancang aktivitas pembelajaran yang relevan.

Sebagai bagian dari pelatihan, Dr. Andi Syukriani memberikan simulasi penyusunan asesmen yang dapat langsung diterapkan oleh guru di kelas. Melalui simulasi tersebut, peserta diajak menyusun instrumen asesmen yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran deep learning, sehingga mampu mengukur pemahaman konseptual, kemampuan bernalar, dan penerapan pengetahuan dalam berbagai konteks nyata.

“Guru perlu beradaptasi dengan perubahan paradigma pembelajaran. Asesmen yang baik bukan hanya mengukur apa yang diingat peserta didik, tetapi juga bagaimana mereka berpikir, menganalisis, dan menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan permasalahan. Pendekatan Backward Design membantu guru merancang pembelajaran yang lebih terarah dan bermakna,” ungkap Dr. Andi Syukriani.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi. Diskusi interaktif dan praktik penyusunan asesmen menjadi bagian penting dari pelatihan, sehingga guru tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengembangkan perangkat asesmen yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran masa kini.

Melalui kegiatan PKM ini, Jurusan Matematika FMIPA UNM berharap kompetensi guru matematika di Kabupaten Sidrap semakin meningkat dalam merancang pembelajaran dan asesmen yang inovatif. Pendampingan ini diharapkan mampu mendukung implementasi pembelajaran deep learning di sekolah serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih berkualitas, berpusat pada peserta didik, dan adaptif terhadap tantangan pendidikan abad ke-21.

Translate ยป