Tim Dosen Jurusan Matematika UNM Perkuat Kompetensi Pedagogik Guru melalui Diseminasi Model Pembelajaran GSM-PVS Berbasis Scaffolding Metacognitive

Sidrap, 24 Juli 2026 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan pengabdian dengan tema “Penguatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui Diseminasi Model Pembelajaran GSM-PVS Berbasis Scaffolding Metacognitive”. Kegiatan yang didanai melalui PNBP Fakultas MIPA UNM Tahun 2026 ini dilaksanakan di SMAN 2 Sidrap dan diikuti oleh 10 orang guru matematika.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi akademik Jurusan Matematika FMIPA UNM dalam mendukung peningkatan kompetensi pedagogik guru, khususnya dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik, kemampuan berpikir, serta kesadaran siswa terhadap proses belajarnya.

Tim pengabdi terdiri atas Prof. Dr. Awi, M.Si. sebagai ketua, dengan tiga orang anggota, yaitu Dr. Sutamrin, S.Si., M.Pd., Dr. Norma Nasir, M.Pd., dan Halili Arianto, M.Pd. Pada kegiatan tersebut, Dr. Sutamrin, S.Si., M.Pd.bertindak sebagai pemateri yang menyampaikan konsep dan implementasi model pembelajaran GSM-PVS berbasis scaffolding metacognitive.

Dalam pemaparannya, Dr. Sutamrin menekankan pentingnya penguatan kompetensi pedagogik guru melalui penerapan strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian hasil belajar, tetapi juga membantu peserta didik memahami proses berpikir dan strategi belajar yang mereka gunakan.

Pendekatan scaffolding metacognitive memberikan dukungan kepada peserta didik secara bertahap agar mereka mampu merencanakan strategi penyelesaian masalah, memantau proses berpikir, mengevaluasi hasil, serta melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran. Dengan demikian, peran guru tidak hanya sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang membantu peserta didik berkembang menjadi pembelajar yang lebih mandiri.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Para guru peserta secara aktif mendiskusikan pengalaman pembelajaran matematika di kelas, termasuk berbagai tantangan dalam menghadapi perbedaan kemampuan peserta didik dan bagaimana memberikan bantuan belajar yang tepat tanpa mengurangi kemandirian siswa.

Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa materi yang disampaikan memiliki relevansi dengan kebutuhan pembelajaran matematika di sekolah. Para guru juga menunjukkan ketertarikan untuk mengadaptasi prinsip-prinsip scaffolding metacognitive dalam pembelajaran yang mereka laksanakan.

Ibu Rina Ramadhana mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan perspektif baru dalam memberikan bantuan kepada siswa ketika menghadapi kesulitan belajar matematika.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman baru bagi kami bahwa ketika siswa mengalami kesulitan, guru tidak selalu harus langsung memberikan jawaban. Guru dapat memberikan bantuan secara bertahap sehingga siswa tetap memiliki kesempatan untuk berpikir, menemukan strategi, dan merefleksikan proses belajarnya.”

Melalui kegiatan ini, Tim PKM Jurusan Matematika FMIPA UNM berharap para guru dapat mengimplementasikan model GSM-PVS berbasis scaffolding metacognitive secara bertahap sesuai dengan karakteristik peserta didik dan konteks pembelajaran di sekolah.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi awal dari penguatan kolaborasi antara Jurusan Matematika FMIPA UNM dan sekolah dalam mengembangkan praktik pembelajaran matematika yang inovatif, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan kemampuan berpikir peserta didik.

Pelaksanaan PKM tersebut menegaskan komitmen Jurusan Matematika FMIPA UNM untuk terus menghadirkan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi guru dan diseminasi inovasi pembelajaran berbasis hasil pengembangan akademik.

Translate »