SIDRAP- Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melaksanakan kegiatan bertajuk “PKM AI-Powered Learning: Mengakselerasi Kreativitas dan Literasi Digital Siswa di Era Kecerdasan Buatan” di SMAN 2 Sidenreng Rappang (Sidrap), Jumat, 24 Juli 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kapasitas pendidik dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi digital. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 10 peserta yang terdiri atas guru tingkat SMP dan SMA. Para peserta mendapatkan penguatan mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran, khususnya sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan kreativitas serta meningkatkan literasi digital di lingkungan pendidikan.
Foto kegiatan tim PkM dan peserta (sumber: dokumen pribadi)
Ketua Tim PKM, Irwan, S.Si., M.Si., memimpin pelaksanaan kegiatan bersama anggota tim yang terdiri atas Dr. Hisyam Ihsan, M.Si., Alvioni Bani, S.Si., M.Si., Ayu Rahayu, S.Si., M.Si., dan Nur Fadilah, S.Pd., M.Si. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dukungan tersebut di antaranya berasal dari Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sidrap, Syarifuddin, S.Pd., M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, H. Sirajuddin A. SP., M.Si., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV, Dr. H. Settaramin, S.Pd., M.Si.
Kegiatan PKM tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk penguatan kerja sama dan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan kapasitas pendidik serta pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, tim PKM mendorong para guru untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara kreatif dan bertanggung jawab dalam mendukung pembelajaran. Kehadiran teknologi AI dinilai membuka peluang bagi guru untuk mengembangkan berbagai sumber dan aktivitas pembelajaran yang lebih menarik serta sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Pemanfaatan AI dalam pendidikan juga menjadi tantangan sekaligus peluang. Di satu sisi, perkembangan teknologi menuntut pendidik memiliki kemampuan literasi digital yang semakin baik. Di sisi lain, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inovatif apabila digunakan secara tepat dan bijaksana. Karena itu, kegiatan PKM ini diarahkan untuk membangun pemahaman bahwa penggunaan AI dalam pembelajaran tidak semata-mata berkaitan dengan penguasaan teknologi, tetapi juga menyangkut kreativitas, kemampuan berpikir kritis, etika digital, dan tanggung jawab dalam menggunakan teknologi.
Foto kegiatan tim PkM dan peserta (sumber: dokumen pribadi) Keterlibatan guru SMP dan SMA dalam kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi di Kabupaten Sidenreng Rappang. Guru diharapkan mampu mengadaptasi pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah masing-masing. Dengan mengusung tema AI-Powered Learning, kegiatan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara tim pengabdian, guru, MGMP, dan pemangku kebijakan pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui penguatan kreativitas dan literasi digital, pendidikan diharapkan mampu merespons perkembangan kecerdasan buatan secara positif sekaligus tetap menempatkan guru dan peserta didik sebagai aktor utama dalam proses pembelajaran.
