MAROS, 23 Juli 2025 — Inovasi pembelajaran berbasis teknologi semakin merambah dunia pendidikan. Bertempat di SMP Negeri 1 Maros, puluhan guru matematika dari berbagai sekolah di Kabupaten Maros mengikuti kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Pelatihan Augmented Reality (AR) sebagai Media Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan dan Interaktif”.
Kegiatan ini digagas oleh tim akademisi Universitas Negeri Makassar yang diketuai oleh Nurwati Djam’an, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dengan anggota tim Prof. Dr. H. Nurdin, M.Pd. dan Fauziah Alimuddin, S.Pd., M.Pd. Tujuannya adalah membekali para guru dengan kemampuan mengintegrasikan teknologi Augmented Reality (AR) ke dalam pembelajaran matematika agar lebih menarik, interaktif, dan mudah dipahami siswa.
Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis tentang konsep AR, tetapi juga langsung mempraktikkan cara membuat dan menggunakan aplikasi AR untuk memvisualisasikan konsep-konsep matematika yang abstrak, seperti bangun ruang dan grafik fungsi. Teknologi ini memungkinkan siswa melihat dan memanipulasi objek matematika dalam bentuk tiga dimensi secara langsung, menjadikan pembelajaran lebih konkret dan menyenangkan.
“Dengan teknologi AR, siswa dapat berinteraksi langsung dengan konsep matematika yang sebelumnya sulit dibayangkan. Ini menjembatani antara teori dan pengalaman belajar visual,” ujar Fauziah Alimuddin, S.Pd., M.Pd., salah satu narasumber kegiatan.
Kepala SMPN 1 Maros, Dr. Nila Sari Latif, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, pelatihan AR menjadi langkah nyata dalam meningkatkan minat dan hasil belajar siswa di bidang matematika.
“Kami sangat menyambut baik pelatihan ini. Teknologi AR bisa menjadi terobosan luar biasa untuk menjadikan matematika lebih menarik bagi siswa,” tuturnya.
Kegiatan yang terlaksana berkat kolaborasi dengan MGMP Matematika SMP Kabupaten Maros ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada peserta dan pembagian panduan praktis penerapan AR di kelas. Tim pengabdian juga menyediakan dukungan lanjutan bagi sekolah-sekolah yang ingin mengimplementasikan teknologi ini dalam pembelajaran.
Melalui program ini, diharapkan guru-guru matematika di Kabupaten Maros mampu menjadi pionir dalam penerapan pembelajaran berbasis teknologi, sekaligus mendorong terciptanya generasi yang adaptif terhadap perkembangan digital di era pendidikan modern.

